To Forgive and To Let Go

Mengampuni. Melepaskan. Mudah diucapkan, sulit dilakukan. Ini sesuatu yang saya pelajari selama satu dekade lebih hidup bersama depresi. Sesuatu yang perlu saya lakukan setiap hari, kadang-kadang berulang-ulang untuk hal yang sama. Kenapa bukan mengampuni dan melupakan? Forgive and forget, gitu? Nah, saya tipe orang yang susah lupa. Kalau saya mengingat sesuatu, saya akan ingat sampai detil terkecil. Terlalu ingat, dan ingatan itu sering saya ulang-ulang sendiri di kepala saya, jebakan maut yang berbahaya dan memperbesar risiko relaps. Dulu banget saya sering berusaha melupakan. Saya kadang bilang kepada diri sendiri, saya pokoknya mau lupa semua yang ngga enak. Sialnya, buat saya […]

Continue Reading

You may also like

Trigger

Sering denger kata-kata ke-“trigger”? Menurut Cambridge Dictionary, sebagai verb, trigger dapat berarti “an event or situation, etc. that causes something to start” atau secara psikologis dapat juga berarti “something that causes someone to feel upset and frightened because they are made to remember something bad that has happened in the past“. Pendeknya, trigger ini sesuatu yang membuat episode depresi (atau mental illness lainnya) bisa terjadi lagi alias relapse. Buat saya, ada beberapa hal yang berdasarkan pengamatan lebih dari sepuluh tahun terakhir bisa men-trigger saya dan saya bisa bagi dalam empat kategori besar. I. Buku-buku yang saya baca 1. Prozac Nation […]

Continue Reading

You may also like

Itinerary Impian

Mimpi banget bah. Hasil browsing-an dulu buat tempat-tempat di Swiss yang (kayanya) toddler friendly tapi juga menarik buat saya dan Bapake. Jungfraujoch; wajibnya wajib. Kalau kata blog ini, bisa sekalian ke Wengen yang view nya cakep ke Lauterbrunnen Valley. Jadi kan menuju Jungfraujoch itu kan naik kereta dari Keine Scheidegg. Nahhh stasiunnya Wengen ini ada di antara stasiun Lauterbrunnen dan stasiun Keine Scheidegg. Jadi sekali tepuk dapet dah. Note: kereta antara Lauterbrunnen dan Wengen itu included dalam Swiss Travel Pass. Riesenwald theme trail at Elm; kalo lihat ceritanya blog ini, kayanya akan menyenangkan banget buat bocah-bocah karena banyak mainannya, view […]

Continue Reading

You may also like

What Depression Actually Looks Like

This is actually a repost this from mindful_tom, one of  instagram accounts I  am following related to depression and mental health in general. This one particular post really relates to me. not wanting to live but not wanting to die making plans to do everything but being so exhausted you end up doing nothing not wanting to talk to anyone but also feeling lonely waking up in the morning and simply waiting for the night to come knowing things to do to feel better but being so consumed by depression you’re unable to do anything else but survive Depression is […]

Continue Reading

You may also like

Tujuh Jajanan Favorit

Siapa doyan ngemil? Saya kadang-kadang. Cemilan favorit saya masih tetep nasi (ini di-confirm sama gojek yang suka bikin report ngeselin dengan kata-kata “menu favorit gofood kamu adalah NASI”). Kalau lagi suka cemilan tertentu, saya bisa order (atau beli langsung) terus-terusan sampai bosen sendiri hehehe. Range-nya dari yang savoury sampai manis. Normalnya saya suka yang savoury, tapi yang manis juga suka aja kalau sekali-sekali mah. Sejujurnya ya, paling favorit adalah gorengan Pak Tua depan gang rumah saya waktu saya masih kecil dulu. Tiap punya uang jajan, pasti dipakai beli gorengan Pak Tua itu. Saya jarang diberi uang jajan karena Mama saya […]

Continue Reading

You may also like

Tujuh Spot Kopi Favorit Sekitar Serpong

Nah, karena saya dan Bapake suka ngopi walaupun ngga ngerti-ngerti banget soal kopi, kali ini saya pengen cerita tentang tujuh spot favorit kami. Kriteria kami adalah kopinya wuenak, tempatnya cozy dan kids friendly (alias ada aja deh yang bisa dijadiin bahan comot-comot atau panjat-panjat anak-anak), dan makanan atau cemilannya bisa diterima lidah kami dan anak-anak. Lemari Kopi The best so far, karena flat white-nya pas, cappuccino-nya pas, nasi gorengnya mantep banget, ada kopi jeruk yang awalnya rasanya aneh tapi kok ya yummy, dan ada roti goreng yang juga maknyus. Anak-anak saya suka duduk di sofa (satu-satunya di situ) sambil lompat-lompat […]

Continue Reading

You may also like

Tujuh Trik Ketika (Hampir) Relaps

Ini mirip ya sama posting saya sebelumnya. Mungkin bisa jadi “Trik Saya the Series” gitu hehehe. Ini jadi semacam catatan saya sendiri tentang hal-hal yang saya lakukan yang kadang berhasil mengurangi risiko relaps saya. Kadang ya, soalnya it didn’t work all the time. Ngga tau kenapa, kadang cara itu berhasil, kadang juga tidak. So here it goes. Pergi ke tempat ngopi yang belum pernah didatangin. Istilah saya, breaking the routine. Saya bisa hang out sama Bapake, sama anak-anak, lihat interior cakep, ngopi enak. Ini me time saya, refreshing saya. Belanja di toko bahan kue. Favorit saya Titan di Fatmawati karena […]

Continue Reading

You may also like

On Being A (Depressed Angry) Mother

Scene 1 Adek: Mama marah? (very softly) Mama: …. Adek: Mama marah? (still very softly) Mama: … Adek: Mama marah? (even more softly) Mama: Sedikit. Mama sayang Adek. (hugging Adek so very tightly, kissing his head while stroking his hair) Adek: Adek sayang Mama.   Scene 2 Kakak: Mama, kenapa sih tadi Mama marah Bapak beresin barang-barang Mama? Padahal kan Bapak beresin karena berantakan. Mama: … Kakak: Kenapa sih Mama, Mama marah? Mama: Iya ya, harusnya Mama ngga marah ya? Kakak: Iya, Bapak kan cuma mau beresin supaya ngga berantakan. Mama: Iya, Mama harusnya ngga marah. Besok-besok kalau Mama marah-marah […]

Continue Reading

You may also like

Six Tips for Depressed Women

Hello Blogggggg, long time no see (macam banyak aja ya yang visit blog curcol ngalor ngidul ini). Ke mana aja saya? Well, selesai ujian yang bikin tidur ngga teratur, di mana sempat kejadian saya bengong di tengah ujian, tiba-tiba merasa tidak punya energi dan motivasi untuk mengerjakan ujian yang sebenarnya bisa saya kerjakan, kami sekeluarga road trip. Yup. Road trip pada saat pandemi. Saya tidak konsisten dengan post saya sebelumnya? Tentu saja. Saya tidak pernah bilang saya mampu konsisten. Bapake stres berat karena semua tanggung jawab rumah dia yang handle sementara saya persiapan ujian. Mulai dari bersih-bersih rumah, memasak, menyuapi […]

Continue Reading

You may also like

PCR Test Experience

Berawal dari Bapake tiba-tiba terserang radang usus buntu akut beberapa minggu lalu. Verdict dari dokter di rumah sakit terdekat dengan rumah kami adalah: segera operasi. Masalahnya, Bapake wajib minum pengencer darah (karena stroke, TIA, serangan jantung, dan yang gitu-gitu deh, panjang kalau ditulis di sini). Jadi, pengencer darah harus stop sementara untuk mengurangi risiko pendarahan. Skip skip. Operasi kelar, pengencer darah lupa diminum lagi. Best wifey in the world sibuk ngerjain tugas yang overdue jadi juga kurang perhatian bahwa Bapake sudah SEPULUH HARI tidak minum obat wajib itu. Skip skip. Terjadilah TIA lagi. Btw, TIA adalah Transcient Ischemic Attack (itu […]

Continue Reading

You may also like